"Di dalam ruangan yang sepi dan penuh kegelapan dengan angin yang menusuk tubuh dan dinginnya besi jeruji sel dalam penjara yang di Huni Takbir . Dia adalah Narapidana Kasus Narkoba yang menurut bukti-bukti yang terjadi dia telah mendoping hewan ternak milik Pak Garett PHG , ialah seorang pengusaha kaya raya. Hewan ternak milik Pak Garet semuanya serasa merasa Sakaw dan ketagihan akibat narkoba yang diberikan Takbir."

"Tapi , di tempat itu juga Takbir merenungi nasibnya yang merasa dia sama sekali tidak melakukan perbuatan sekeji itu, dan bahkan Polisi mengatakan kalau takbir telah memperkosa Sapi betina yang sampai sekarang Hamil oleh dirinya. Di dalam Penjara itu , Takbir selalu berdoa sambil salto dan lompat-lompat karena memohon agar dirinya bebas."

"Bahkan 6 Bulan sudah Takbir mendekam di dalam Sel penjara yang membuat dirinya terpukul. Bahkan ia merasa tambah stress karena ia juga harus menghadapi Hukuman Mati. Dia tak tau harus berbuat apa, dia hanya melamun sesekali tertawa . Dia tertawa bukan tanpa alasan, karena dia melihat cicak yang jatuh dari dinding karena kakinya tidak cekatan menahan dinding penjara yang dingin."

-5 Hari Kemudian-

"Hari ini adalah hari dimana Takbir akan dieksekusi Mati oleh para algojo atas perbuatannya yang keji itu. Takbir dibawa oleh 2 Algojo yang bernama Dimas dan Leopandzt, dia dibawa dengan tangan diborgol kebelakang."

"Lorong demi lorong penjara yang gelap dan terasa sepi ia lewati bersama kedua Algojo. Dan akhirnya setelah perjalanan yang cukup jauh, akhirnya Takbir sampai di tempat Eksekusi. Lalu Takbir pun diberikan kesempatan untuk pesan terakhirnya oleh Jendral Kampvret . Tapi, Takbir hanya terdiam saja tanpa berkata apa-apa."

"Akhirnya para algojopun mengikat takbir di sebuah kayu dan menutup kepalanya dengan kain Hitam. Para Algojo pun sigap mengangkat laras panjang senjata mereka ! Para Algojo yang sudah berpengalaman di tugaskan oleh Jendral Kampvret untuk eksekusi Takbir ialah, Watriman dan Syaeful."

"Mereka berdua cukup berpengalaman dalam hal eksekusi tembak mati. Lalu merekapun memasukan peluru ke dalam senjatanya masing-masing, dengan jarak 5 Meter mereka sangat siap."


"Tapi apalah daya Takbir yang tidak bisa berbuat apa-apa, dia hanya memejamkan mata dan hanya mendengar suara hitungan dari Jendral Kampvret yang pertanda siap mengeksekusi dirinya!.''

"Para Algojo.. Siap Grakk ! Tanda perintah dari Jendral Kampvret .. Satu, dua, tiga.. Eksekusi.. !! Demm.. Dem.. "

"Takbir merasa terhenjat dan serasa melayang, tapi dia tidak merasakan apa-apa, dan hanya mendengar suara Senjata para algojo seperti suara Terompet. Tapi, Takbir pun tidak gembira dulu, karena pikirnya itu adalah lelucon dari Jendral Kampvret."

"Selang dari Eksekusi itu, tiba-tiba kain Hitam yang menutupi wajah Takbir akhirnya di buka, dan begitu kagetnya Takbir karena tiba-tiba dia mendapat kecupan manja di bibirnya oleh pacarnya Sherly dan melihat para teman-teman nya ada di hadapannya dengan membawa kue Ulang Tahun."

"Takbir merasa kebingungan dengan apa yang terjadi. Dan akhirnya Sherly menjelaskan bahwa ini semua hanyalah rekayasa kita ! Yakni Sherly dan teman-teman Takbir yang sengaja membuat kejutan Ulang Tahun Takbir."

"Dari kejadian itu, akhirnya Takbir tersenyum kegirangan, karena apa yang ia rasakan atas tuduhan Narkoba dan Pemerkosaan Sapi betina Milik pak Garett PHG memang tidaklah benar."

¤TAMAT¤









Jika suka dengan cerpen ini, silahkan baca, share dan Komentar.