Disaat mengalami keresahan dalam hal percintaan, gue selalu mengalami rasa sakit yang tidak menentu yang membuat gue tidak bergairah dalam menjalani hidup ini, dan seakan-akan hidup ini ingin gue akhiri saja detik itu juga.

Selepas pulang kerja, gue langsung ke kamar untuk segera bermanja-manja bersama kasur gue. Karena kasur yang bisa buat gue tenang saat ini dalam menghadapi percintaan gue. Tapi, selepas gue masuk ke kamar, gue terkejut pakai banget, pakai saus, pakai kecap. Kasur gue hilang.

Lalu gue cari kasur itu kesana kemari dan tertawa, namun gue tidak menemukannya. Akhirnya keresahan gue bertambah, lalu gue tertunduk lesu. Dan, disaat itu pula ibu gue menghampiri.

"Agung, kenapa kamu bersedih seperti itu?".

"Mah, kasur gue hilang, dicuri orang".

" Apahh??". Dengan kagetnya ibu gue langsung panik.

Hampir 20 tahun Gue dan ibu gue panik, dan ternyata setelah gue pikir-pikir dan gue amati , ternyata kasur gue tertimbun oleh sprei.

Alhamdulilah akhirnya kasur gue ketemu juga, dan langsung gue ke kasur tersebut dengan melompat dan langsung rebahan. Lalu, gue pun langsung teringat akan masa kecil gue yang senang-senang bermain bersama teman-teman, tanpa ada luka karena cinta.

Lalu, gue pun tersenyum disaat pikiran gue tersirat karena gue kepikiran waktu gue masih kecil, gue main petak umpet bersama dinosaurus. Dan hal yang paling lucu waktu itu gue ketemu sama penyihir galak, lalu gue pikir kalau penyihir itu mau apa, dan ternyata penyihir itu menyihir dinosaurus menjadi ayam. Dan, sampai saat ini gue kalau melihat ayam itu suka inget sama teman-teman gue. Dan, itulah cerita punahnya dinosaurus.

-TAMAT-