Sebelum memulai cerita perkenalkan nama Gue Meji Komariah dan teman-teman gue biasa memanggil gue dengan nama Gabungan yakni MejiKom. Gue kini berusia 6 Tahun dan siap untuk masuk sekolah tingkatan SD.

Waktu itu menunjukan pukul 04:00 WIB, dan sebagai Muslimah yang taat beribadah gue segera siap melaksanakan Sholat Subuh. Lalu setelah itu gue segera bersiap mengenakan baju seragam gue yang Putih Merah yang pertama kalinya. Karena hari ini adalah hari dimana gue akan menjadi seorang siswi SD kelas 1 di SDN PERMATA MANTAN.

Setelah semua persiapan selesai , gue pergi sendiri kesekolah dengan mengendarai Buaya kesayangan gue. Walau masih belum punya SIM-B (surat izin mengemudi Buaya) gue Nekat! Karena di daerah gue yang masih hutan belum ada Polisi Aktif! Ya, kebanyakan polisi tidur . Dan itu pun tidak menghambat semangat gue untuk pergi sekolah.

Walau Naik Buaya, tapi gue Pakai Helm dan Helm yang gue Pakai Berstandar Muka Cantik. Jadi gak bakal kelihatan aslinya gue gimana. Akhirnya setelah penalaran cerita persiapan , gue pun melaju dengan kecepatan sangat pelan , maklum Buaya kesayangan gue Ekornya Putus dan dia merasa kesakitan, karena belum bisa Move On.

Hari pun semakin siang! Karena perjalanan yang cukup jauh, akhirnya gue istirahat dulu di bawah pohon Singkong. Gue dan Buaya istirahat sejenak sambil meminum air Susu Sapi yang kebetulan tadi ibu gue yang memerahnya sendiri. Jadi susunya masih serasa segar .

Tapi beberapa menit kemudian setelah meminum susu tersebut gue merasa pusing bahkan disaat gue masih agak setengah sadar! Sang Buaya peliharaan gue sudah teler. Dan melihat keadaan itu semua gue juga malah ikut Pingsan.

-4 Jam Kemudian-

Gue akhirnya tersadar, dan gue sangat kebingungan dikarenakan gue sekarang berada di tempat yang dingin dengan Sel Jeruji Besi. Tak selang setelah itu, ternyata gue baru sadar kalau gue sekarang berada di Penjara.

Lalu gue tengok sebelah gue Buaya sedang melamun dan sangat merasa ketakutan. Karena gue merasa keheranan dan ketakutan, akhirnya gue bertanya pada Buaya yang sebenarnya Buaya itu adalah Mantan Pacar ibu gue yang dikutuk karena dulu dia selingkuh.

"Om Buaya.. Kenapa kita berada di dalam penjara?? Tanya gue pada Buaya."

"Sebenarnya Om sangat menyesal mengatakan semua ini.. ! Jawab Buaya dengan Tegas."

"I..I.. Ya.. Kenapa Om? Mejikom juga harus tau semuanya."

"Baiklah, sebenarnya kita terjerat kasus Narkoba dan kita di hukum Penjara 12 Tahun."

"Hahh.. Yang bener Om ? Dengan kagetnya gue ! Kan kita gak pake Narkoba?.."

"Tadi kita minum susu Sapi dari ibumu kan? Nah Polisi mengatakan Sapi yang susunya kita minum itu adalah Pemakai Serta Bandar Narkoba! Dan alhasil setelah tes Urine kita Positif Narkoba, karena sudah Minum Susu Sapi tadi."

Mendengar semua penjelasan dari Om Buaya, gue hanya pasrah menunggu 12 tahun di balik Jeruji Besi yang dingin ini dan harus rela menerima kenyataan gue gak akan bisa masuk sekolah.

-12 Tahun Kemudian-

"Bertahun-tahun sudah gue di dalam penjara dengan merasakan semua apa yang terjadi di kehidupan penjara ini. Dari gerah hati gerah body, gue lalui. Dan kini saatnya gue harus senang karena diusia gue yang 18 tahun akhirnya gue keluar penjara.

Setelah keluar dari tempat itu akhirnya gue dan Om Buaya pergi ke Rumah gue , tapi karena jarak Rumah gue yang begitu jauh? Akhirnya gue pergi dulu ke Kedai Kopi untuk istirahat dulu.

Gue pun pesan Kopi Hitam cap Kapal Air 2 gelas. Gue minum kopi tersebut dan beberapa menit kemudian gue merasa Pusing dan dalam keadaan setengah sadar gue lihat Om Buaya sudah teler.

Melihat itu semua gue ikut pingsan. Dan beberapa jam dari kejadian itu akhirnya gue Sadar dan Ternyata gue berada di dalam Penjara lagi dan gue pun sama kena kasus Narkoba Lagi akibat minum Kopi dari kedai tadi.

Singkat cerita setelah kejadian itu akhirnya gue dan Buaya keluar masuk Penjara sampai sembilan kali. Dengan kasus yang sama , yakni Narkoba ! Tapi berbeda perantara. Yang tadinya dari Susu Sapi, Kopi, hingga Tahu Bulat.

-TAMAT-