Sebelumnya



"Tolongg.. Tolong..", teriak aku yang ketakutan yang berada di tempat yang sangat aneh.

"Kenapa, kamu teriak??.. Tenang ini di tempat yang aman kok". Ujar seorang pria bertopeng biru yang menghampiriku.

"Aku dimana? Kamu siapa?". Tanyaku padanya.

"Perkenalkan, aku Snap, sekarang kamu berada di dunia kapur". Jawabnya sambil tersenyum ramah.

"Aku mau pulang, tolong kembalikan aku?".

"Maaf , kalau sudah masuk dunia kapur, kamu tidak akan bisa pulang".

"Appahhh??.. Tidakkkk".

- 1 Bulan Kemudian -

Aku sekarang menjadi warga dunia kapur, dan harus hidup dengan makhluk-makhluk yang tercipta dari kapur. Walaupun begitu , aku selalu jalan-jalan bersama Snap, mengelilingi dunia kapur, dengan mengendari mobilnya.

Waktu itu aku sedang jalan-jalan dengan Snap, dan tiba-tiba diperjalanan aku melihat lubang hitam, lalu aku pun meminta Snap untuk berhenti. Setelah berhenti, aku dan Snap masuk ke dunia lain. Di sini aku dan Snap bertemu dengan berbagai macam Siluman, bahkan aku juga bertemu dengan arwah Jupri.

Dan di tempat inilah, akhirnya aku bisa ngobrol dengan Jupri langsung tanpa harus bertanya-tanya dan mencari Jupri kemana. "Jup, kenapa kamu berada di sini?" . Tanyaku dengan agak takut.

"Iya Dew, sekarang ini adalah tempatku ". Jawabnya dengan sopan.

"Oh , ya?... Lantas kalau ini rumahmu , kenapa kamu selalu ganggu aku di dunia ku?".

"Oh ya, sebelumnya aku minta maaf, sebulan setelah aku bunuh diri, aku masuk ke dunia fotocopy. Otomatis arwahku masuk ke dalam mesin fotocopy, sehingga otomatis diriku jadi banyak. Jadi begitulah ceritanya. Dan kalau yang ganggu kamu itu, bukan aku, tapi fotocopyan diriku".

"Oh , Pantes aja , Jupri di dunia ku itu agak Jelek". Hehe.

Setekah semuanya selesai ngobrol dengan Jupri, akhirnya aku dan Snap pergi lagi ke Dunia lain menuju Dunia Kapur lagi. Setelah itu aku melanjutkan perjalananku untuk keliling dunia kapur dengan perasaan bahagia. Karena beban pikiran aku tentang Jupri sudah hilang. Lalu akupun berhenti di suatu tempat dan turun dari mobil, tapi aku menoleh kebelakang , ternyata Snap sudah thdak ada . Lalu aku kebingungan dan takut, karena tempatku sekarang berubah menjadi Seram, Sehingga buat aku pingsan.

-TAMAT-

Terimakasih banyak yang sudah membaca Cerbung Lalat Modus dari Part 1 s/d 4 ini, semoga berkah dan menghibur, baca juga cerpen yang lainnya.