Ini cerita nyata yang aku tulis, hanya baru 2 part dan sekarang menuju part ketiga, tapi jujur ya teman-teman, aku menulisnya sudah merinding dan hampir meneteskan air mata, mengingat pelajaran yang kalian tanamkan kepada diriku ini sangat dalam sekali. Sekali lagi aku ucapkan Thank For You , All Big Familly Akuntansi One. Dan iya, hampir lupa aku malah ceritain tentang cinta , aku juga mau cerita tentang keluarga aku yang paling tinggi, Dia adalah Arlan Lukman. Mungkin kamu sudah lupa atau bahkan masih ingat dengan hal konyol yang dulu pernah kita lakukan . Kamu ingat gak, disaat kita melakukan hal sampah bersama Rasty di rumah kamu, itu adalah salah satu momen dosa terindah bagiku, aku ingat dimana dulu kamu ada masalah dengan tetangga kita, dan kamu lari kepadaku menyampaikan masalahmu, dan di situ aku merasa sangat berarti, aku bangga atas apa yang kamu lakukan padaku . Terimakasih My Brother aku yang paling tinggi, you the best, salam sukses ya buat kamu dari aku dan keluarga keduamu ini.

Bicara tentang sahabat, aku mau cerita tentang kekagumanku terhadap 2 pria, yakni Hendra Putra Nugraha dan Dikri Subagja. Aku mengagumi mereka bukan berarti aku homo ya, tapi yah memang apa yang mereka perbuat dan kini aku contoh dan aku kagumi. Dari Hendra, ia adalah cowo kuat menurut aku, walau kadang masih terpengaruh dengan lingkungan buruk, dan kadang juga ini sahabat yang tau tentang masalahku, karena dia adalah cowo yang jika aku punya masalah dan dia adalah orang yang selalu jadi tempat aku curhat. Aku, kagum sama keluargaku yang satu ini, dia adalah cowo yang bisa menahan cemburu dan mengendalikan emosinya, ya dra mungkin aku gak bisa unkapinnya , tapi inilah nyatanya, aku yang dimatamu dewasa, tapi kamu juga tau kan kalau memang nyatanya aku kaya kanak-kanak, terimakasih contoh baik yang kamu tanamkan buat diriku ini, thank for you my brother.

Lalu bicara tentang Dikri Subagja, dia bagi aku adalah lelaki yang konyol dan mungkin terkadang berprilaku nyeleneh. Tapi, aku paling kagum sama dirimu brother. Kamu, di masa sekolah tapi sudah kerja, itu bagiku adalah sebuah contoh yang baik buat diriku, aku iri akan tindakanmu itu, kamu dewasa dalam hidupmu. Semoga apa yang kamu jalanin saat ini, jadi yang terbaik kedepannya kawan, aminn.

Setelah 2 sahabat aku yang aku kagumi, aku juga paling kesal sama keluargaku yang lain, karena aku suka dibandingkan dengan keluargaku yang telah pergi, yakni Muhamad Lutfy. Dia sosok yang pendiam bagi orang lain, tapi tidak bagiku yang nyatanya dia suka bertukar cerita denganku, dia nyatanya adalah sosok pria yang kuat menurutku walau hidupnya ada rasa pedih yang kalian tidak tahu, dan hanya aku yang tahu, tapi aku tidak bisa menceritakannya karena itu bukan hak aku menceritakan privasinya. Buat kamu sahabat aku yang telah pergi meninggalkan kami, jadilah manusia yang terus hidup tanpa ada sesal.

Dan aku juga mau ceritakan tentang satu lagi sahabat aku yang unik, dia adalah Hanasir dan Firman Ardiansyah. Pertama aku mau ceritakan dahulu tentang Hanasir. Dia adalah sahabat aku sejak kecil, satu SD dan satu SMK, tapi beda SMP. Awalnya aku takut sama dia, karena dia aku pikir maho, karena dia tidak suka dengan wanita, tapi kemarin-kemarin dia cerita tentang wanita yang datang ke rumahnya, dan itu buat diriku ini tenang, dan buat kamu, aku terimakasih kamu selalu berprilaku baik pada diriku, kamu selalu nemenin aku disaat susah senang, selalu mijitin aku, dan banyak sekali kenangan indah bersamamu my Family, Salam Succes for you.

Untuk yang kedua, dia adalah Firman Ardiansyah. Pria yang bermuka sangar namun hati Hello kitty. Hehe, aku bicara apa adanya ya , tapi kalian tidak tahu ya dia bagaimana, selain diriku ini. Aku dulu pernah hack facebook kamu brother, hehe itu dulu. Maafin keluargamu ini yang banyak salah yah, semoga kamu gak disakitin wanita lagi.