Waktu kelulusan Sekolah Menengah Kejuruan atau disingkat SMK ini, aku tidak mengikutinya. Aku hanya mewakilkan pengambilan kelulusan aku itu kepada Ibu Ana . Beliau adalah ibu dari pacarku yang sudah aku anggap sebagai ibu kandung sendiri, karena memang sebenarnya aku tidak mempunyai ibu dan ayah alias aku adalah anak Yatim Piatu, yang konon aku dilahirkan dari paket Kuota internet .

Nuna adalah nama pacar aku yang sudah 5 tahun aku pacaran dengannya dari mulai SMP, SMK hingga kini aku lulus . Eh sebelumnya aku tidak hadir dalam pengambilan kelulusan bukan karena aku malas, atau sakit ! Tapi sebenarnya aku harus bekerja . Memang pekerjaan ini sangat penting buat diriku, karena aku bekerja demi membiayai Kuliah untuk pacarku . Karena memang Nuna ini gadis cantik dan pintar yang ngotot pengen kuliah, tapi karena tidak ada biaya dari orang tuanya, kini dengan ketulusan hati ini aku sengaja banting tulang bekerja demi orang yang aku sayangi ini! Karena memang cuman dia yang sayang sama aku selama ini yang aku rasakan.

singkat cerita setelah bekerja dan Aku bekerja di Pabrik . Dan setiap bulannya aku di gaji hanya Rp 2 juta, dan aku hanya menyisihkan Rp 200.000,- saja untuk biaya hidup aku , dan sisanya ku serahkan untuk biaya kuliah Nuna. Dengan seringnya aku memberikan hasil keringat aku ini, akhirnya Nuna bisa kuliah di Universitas bergengsi di Ibu Kota dan sampai akhirnya Nuna pun lulus Kuliah dan sekarang dia sudah menjadi Sarjana.

Setelah itu Nuna, akhirnya mempunyai pekerjaan baru yakni disalah satu perusahaan Digital dan Teknologi yang besar. Hingga kini Nuna menjadi Wanita yang bergelimang harta dengan prestasinya di kantor yang kini sudah diangkat menjadi Direktur utama di perusahaan tersebut.

Tapi, walaupun begitu Nuna berubah pada aku . Dia menjadi cuek terhadap aku, dan bahkan jarang kontak aku selama hampir 2 bulan. Lalu dengan rasa sayang yang sudah mendalam akhirnya aku buka sosial media aku, dan stalking atau intip Dinding Sosial Media Nuna. Maklum, aku kangen dia.

Tapi dengan rasa sakit hati aku melihat ternyata Nuna, mengupload foto kebersamaannya dengan Pria lain dan telah memperbaharui status Sosial Media nya dengan Tunangan bersama Pria bernama Doni.

Walau sakit, tapi aku berusaha untuk menahannya dan tetap penasaran hingga aku kepoin semua statusnya, dan tak disangka dia yang aku sayang ini telah menyelingkuhi aku selama 1 tahun lebih dan kini ia berencana akan menikah dengan pacar barunya.

Lalu aku pun dengan merasa kecewa banget, aku temui Nuna ke rumahnya dan setelah di rumahnya aku hanya bertemu ibunya. Dan ibunya hanya menangis dan meminta maaf kepada aku, karena perbuatan anaknya itu yang telah menyakiti aku ! Tapi dengan tenang aku hanya tersenyum, dan berusaha menenangkan ibunya itu.

Singkat cerita setelah 3 Bulan aku mengetahui semua kejadian ini, aku sudah berada di pesta pernikahan Nuna dengan Pria pilihannya itu. Lalu kulihat Nuna turun dari Mobil bersama Doni, dengan bergandengan tangan dan membuat hati ini remuk.

Walau begitu ? Aku hanya tersenyum tegar dan aku menenangkan diri dan berusaha menyalami mereka untuk memberikan selamat kepada mereka. Setelah aku beranikan akhirnya aku memberikan selamat kepada Nuna dengan senyuman yang aku paksakan ini, dan terlintas kulihat mata Nunapun malah berkaca-kaca melihat aku yang seperti ini seolah-olah mengikhlaskannya.

Setelah aku salami Nuna, lalu aku salami Doni dan aku berikan juga selamat sembari memeluknya. Dan karena rasa sakit hati ini, aku yang memeluk Donipun aku juga menancapkan pisau ke perut Doni, hingga akhirnya Doni meninggal ulah aku. Suasana pesta pernikahanpun menjadi kacau dan akupun di seret oleh security karena telah membunuh Doni.

Tapi aku meronta-ronta dari seretan security yang bertubuh gede dan atletis itu dan aku berusaha melepaskan diri dan masih belum puas untuk menusukkan pisau ke Doni. Tapi tiba-tiba suasana berubah menjadi tepuk tangan, dikarenakan suara "Cut.. Cut.. Cut" dari Pak Watriman yakni Sutradara kami telah memberitahukan bahwa pembuatan Filmnya telah selesai. Dan filmnya ini di juga di Sponsori oleh PT Kampvret.

-TAMAT-