Sakit tak berdarah ! Itulah yang aku rasakan saat ini di kala kau tega menyakiti aku dan pergi dari hidup aku -oww- Kasihan. Tapi itu hanya sepenggal kata yang tidak ada kaitan nya dengan saya , penjelajah waktu dan dimensi lain. Karena pada hari ini saya tidak mau menceritakan hal bergenre Baper.




"Matahari yang cukup cerah di waktu pagi ini menyambut saya (Agung Laksana) , Pria berkebangsaan Garut , berusia 17 tahun . Saya akan menceritakan pengalaman saya hari ini.

Pagi pun menyambut , dan Ember sakti punya saya sudah ada di samping seraya mengajak saya untuk jalan jalan. Lalu tak berapa lama saya berpikir , akhir nya saya ganti baju lalu melompat sangat indah masuk ke dalam ember tersebut.

''aaa.. Aaa.. Teriak saya yang berada merosot ke bawah lorong waktu . Lalu beberapa menit saya berada di antara pusaran pelangi lorong waktu, lalu saya pun berhenti di sebuah tempat yang di perkirakan tempat itu modern sekali , ya sekitar 3010 pikir saya dalam hati".

"Lalu saya melanjutkan berjalan jalan , dan saya melihat di sekitar saya bertingkah sangat aneh. Dari mulai manusia tanpa kepala sampai manusia tanpa perasaan.

"Keanehan itu terlupakan, seketika perjalanan saya berhenti di sebuah tempat pertandingan tinju bebas atau MMA. Lalu saya membeli tiket masuk untuk menonton pertandingan itu dengan harga 150K".

"Setelah masuk , saya kaget sekali . Karena pertandingan ini ternyata adalah seekor Cupang vs Lele Djumbo. Lalu saya bengong karena takut dan di samping saya berjajar penonton yang kebanyakan adalah ikan Sardine".

"Mari kita sambut dari sudut Merah , Ialah Cuuuupang !! Dia adalah petarung profesional dengan ilmu beladiri Pencak Silat, Taekwondo, dan Karate, (tepuk tangan) ! Lalu kita sambut juga dari sudut biru adalah Leleeeee Djumboo.. ! Ia adalah petarung amatir yang mempunyai ilmu beladiri Tinju, dan Balet. (ujar Host MMA) yakni ikan Mas".

"Lalu pertandingan pun di mulai dengan suara "Fight" yakni di pimpin oleh wasit "Larry Kepiting" . Tapi pertandingan tidak berlangsung lama . Lele Djumbo kalah di kala ciuman maut bibir Ikan Cupang yang melumatkan kumis lele itu tak berdaya. Hingga akhirnya 26 sudah pertandingan selesai dan di menangkan Cuuupannggg".

"Setelah pertandingan itu selesai, saya bubar dari tempat dan ternyata di luar segerombolan Lele Djumbo tadi menghadang Segerombolan ikan cupang yang juga berbarengan dengan saya keluar nya".

"Tak cukup lama berbincang antara pemimpin antar kelompok tersebut, dan terjadi lah tawuran Antar Ikan Cupang vs Lele Djumbo. Dan tawuran itu menggunakan senjata tajam! Dari Pedang, Pisau , Celurit, sapu sampai Sumpit pun mereka bawa. Dan entah apa gunanya Sumpit?? Pikir saya. Tapi ternyata sumpit tersebut di gunakan untuk menyumpit bibir ikan cupang ".

"Tawuran pun semakin sengit dan memanas, lalu terpaksa saya menghubungi 889 ialah Nomor darurat untuk menghubungi mantan, eh Police Keong. Tapi di sela sela saya salah mengucapkan kata Police Keong dengan kata Mantan, saya jadi teringat akan kenangan saya bersama mantan".

"Ahh saya jadi keingat mantan, tapi saya sudahi saja dan lari dari tempat itu . Dari pada saya harus ikut tawuran dan ikut mengenang mantan kan repot".

"Lalu saya berlari dari tempat itu sekencang lari nya captain tsubasa yang membuat lapang seperti gunung dan akan sampai jika lari nya tsubasa sampai 1 episode, yah cukup lama seperti itu larinya".

"Tapi takdir berkata lain, saya berlari melebihi kecepatan tsubasa. Lalu saya pun kembali ke tempat tadi dan masuk lagi ke dalam lorong waktu untuk pulang dari tahun 3010 yang Modern ini".

"Setelah beberapa menit , akhir nya saya sampai juga di kamar saya dan di samping ember saya yang sakti. Lalu saya membalikkan ember itu supaya tidak mengajak saya untuk masuk lagi".

"Tapi ember itu tiba-tiba berkata "Wahai tuanku Agung, daripada kamu membalikkan aku ! Lebih baik kamu balikkan sama Mantan mu", dan di situ ucapannya membuat saya sedih".

-TAMAT-

***