"Bikini Bottom, ialah sebuah nama Desa di daerah Garut yang terkenal dengan penduduknya yang ramah. Nama desa tersebut juga terinspirasi dari salah satu film kartun yang populer, dan nama filmnya adalah Naruto the Shipuden."


"Di desa tersebut juga terkenal dengan seorang pemuda yang bernama Watriman. Dia terkenal bukan karena jabatan, seorang polisi atau presiden. Akan tetapi dia hanyalah peternak sekaligus Pengembala Vampire !.. Walaupun begitu, Vampire peliharaan Watriman tidaklah seram ataupun jahat , karena Vampire-vampire tersebut sudah terdidik baik oleh Watriman . Bahkan gigi Vampire peliharaannya tidak bertaring , akan tetapi gigi vampirenya berbehel."

"Watriman yang terkenal dengan Pengembala Vampire, tak pernah takut akan serangan tiba-tiba dari Vampire peliharaannya ! Karena, sesungguhnya Vampire miliknya itu yang berjumlah 20 ekor tidaklah menghisap darah ! Melainkan Vampirenya menghisap Pulsa."




"Menurut Watriman, Menghisap darah sangat menjijikan! Karena darah yang dihisap kebanyakan darah haid dari nenek-nenek panti jompo! Oleh, karena itu dari mulai kecil , Watriman telah mengajarkan peliharaannya itu menghisap pulsa."


"Jum'at malam, tepatnya pukul 20.03 WIB. Watriman dengan pasukan Vampirenya berjalan mengitari desa Bikini Bottom. Yah, sambil ngeronda dan juga sambil mengembala! Pungkas Watriman. Lalu haripun berlanjut tengah malam, dan waktunya untuk para Vampire pergi ke Kandangnya untuk istirahat dan Nonton Pertandingan sepakbola kebanggaan mereka! Ialah Persib Bandung."


"Sesampainya di kandang! Watriman menghitung Jumlah vampirenya. Dan betapa terkejutnya Watriman, di kalau Vampire yang bernama Rahma dan Takbir tidak ada! Lalu Watriman kebingungan, dan Salah satu Vampire tersebut bilang kalau Vampire yang bernama Takbir dan Rahma tadi pergi berdua ke kebun milik pak Kampvret."


"Mendengar semua itu, akhirnya Watriman segera bergegas mencarinya dan menunda menonton pertandingan Persib Bandung."


-3 Jam Kemudian-


"Watriman akhirnya menemukan Vampire Takbir di semak kebun Pak Kampvret dengan keadaan T-e-l-a-n-j-a-n-g. Watriman pun kaget melihatnya, dan segera menanyakan kejujuran kepada Takbir ! Tapi, Takbir hanya ketakutan dan kedingingan dengan keadaanya yang T-e-l-a-n-j-a-n-g."


"Ribuan kata sudah Watriman tanyakan pada Vampire Takbir, tapi Takbir tidak menjawabnya. Lalu Watrimanpun membawa Takbir ke Kandangnya ."



"Oh, kirain saya kamu Memperkosa Vampire Rahma. Syukur deh kalau begitu, Saya jadi lega!... Jawab Watriman."


"Singkat cerita, setelah kejadian itu akhirnya Watriman tidak mengembala Vampire lagi. Karena takut kejadian sama terulang, lalu ia menyumbangkan para Vampirenya ke Panti Jomblo buat jadi pembantu di sana. Dan Watriman pun kini beralih profesi jadi tukang Nasi Buduk."


-Selesai-