Cerita ini diambil dari cerita sodara seperguruan cerpenis Bang Agung yakni Muhammad Takbirrulloh. Cerita dari Takbir ini mengisahkan tentang Tuyul Yatim Piatu yang tidak punya orang tua. Penasaran dengan ceritanya? Silahkan baca cerita "Tuyul Yatim Piatu versi Agung Laksana".




Setelah Tuyul Yatim yang bernama Udin dan Iding ini membunuh paranormal hebat , yakni Pak Kamvret ! Kini kehidupan mereka penuh penyesalan karena telah membunuh musuh terbesar mereka. Kini tuyul yatim piatu ini hidup kesepian dikarenakan tidak ada pekerjaan lagi yang membuat mereka merasa asyik. Pekerjaan yang mereka sering lakukan dari mencuri uang kini sudah tidak aktif lagi, alias mereka berdua kini vakum dari dunia pencurian uang.

Mereka berhenti mencuri , bukan karena mereka tidak mampu lagi untuk mencuri ? Melainkan mereka mendapat pesan terakhir dari Ki Kamvret yang menitipkan pesan agar mereka tidak mencuri lagi. Karena ketidak tegaan kedua tuyul tersebut terhadap Ki Kamvret ? Akhirnya Kedua tuyul tersebut berhenti.

Kini kedua tuyul yatim piatu ini hidupnya luntang lantung di jalanan dengan hanya bekerja sebagai pengamen jalanan di lampu merah dan jualan tissu . Dengan keadaan mereka yang seperti ini, mereka suka merasa kepusingan dan merasa stress ! Dan bahkan mereka berdua ini sekarang suka melampiaskan ke stressan mereka dengan cara mabok lem kaleng berdua di kolong jembatan.

Tapi pada suatu saat , dimana hidayah menjemput mendatangi kehidupan mereka? Akhirnya Udin dan Iding ini ditemukan oleh sepasang suami istri yang belum mempunyai anak. Alhasil Udin dan Iding kini diadopsi menjadi anak oleh sepasang suami istri tersebut.

Singkat cerita setelah mereka berdua di angkat menjadi anak? Akhirnya mereka bisa bersekolah. Dan kini mereka sudah memasuki tahap akhir sekolah di tingkat SMA yakni tepatnya kelas 3 SMA .

Tapi walaupun mereka kini sudah hidup bahagia, dengan bisa sekolah dan mempunyai semua apa yang mereka punya? Tapi dibalik itu semua Udin dan Iding terkadang suka rindu masa-masa dimana mereka di Istana Laksana dan ki Kamvret. Dimana di Istana tersebut, mereka kangen disaat mereka macarin istri ki Kamvret, lalu macarin istri Raja Laksana.

Dari kerinduan mereka berdua terhadap masalalunya itu? Akhirnya mereka hanya melamun dan melampiaskannya dengan mabok lem lagi dan juga nyabu. Sekian hari mereka begitu? Dan alhasil tanpa sepengetahuan kedua orang tuanya, mereka menjadi pecandu lem dan narkoba!.

Mereka mendapatkan itu semua? Dari teman nongkrong mereka yakni Takbir dan kebetulan Takbir adalah bandar Lem. Lalu dari mana mereka mendapatkan Narkoba? Mereka mendapatkannya dari lemari ayah angkat mereka. Yang ternyata ayah mereka itu adalah pecandu Narkoba. Tapi setelah sekian lama mereka menjadi pecandu? Akhirnya mereka dapat balasan dari sang pencipta . Mereka kedatangan hantu baik hati? Yakni Casper.

Casper senantiasa menemui Udin dan Iding dan selalu mengajak mereka berdua ke jalan yang benar. Tapi mereka berdua keukeuh, tak mau dan menolak keras-keras ajakan Casper! Tapi dengan kesabaran Casper, akhirnya mereka berdua masih tetap menolak ajakan Casper.

-3 Tahun Kemudian-

Casper masih saja mengajak mereka walau sudah bertahun-tahun, tapi Casper masih belum bisa membujuk mereka. Dan setelah kesabaran Casper hilang? Akhirnya Casper melaporkan ke Polisi atas tindakan pacar Casper yang menyelingkuhinya ! Dan ternyata Casper ini sebenarnya mengajak Udin dan Iding untuk ke jalan yang benar ini adalah Casper mau balas dendam terhadap mereka berdua, karena telah merebut pacarnya yang telah ikut mereka menjadi pecandu Lem Kaleng.

-THE END-